manfaat-sari-kurma-untuk-ibu-hamil

Manfaat Sari Kurma untuk Ibu Hamil

Sari kurma, minuman yang buahnya disunnahkan oleh Rasulullah salallahu’alaihi wa sallam agar dikonsumsi sebagai makanan pembuka saat waktu berbuka puasa telah tiba, ternyata memang sudah terbukti kebaikannya dikarenakan kandungan mineral dan vitaminnya yang tinggi sehingga membuatnya mengandung sejumlah manfaat bagi sebagian besar orang, tak terkecuali ibu hamil. Manfaat sari kurma untuk ibu hamil memiliki peranan besar misalnya sebagai solusi bagi mereka yang sering muntah, merasa mual, tidak nafsu makan, bahkan yang sehat sekalipun akan sangat terbantu dengan konsumsi sari kurma dikarenakan kandungan nutrisi untuk tubuh serta rasa manisnya yang mudah disukai. Rasa manisnya tersebut membuat sari kurma dapat dengan mudah dikreasikan bersama makanan atau minuman lain seperti dijadikan selai roti, campuran susu, maupun dicampur dengan air mineral sebagai asupan pengganti makanan, khususnya bagi ibu hamil. Sari kurma selain dapat berfungsi sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan wanita dan janin di tengah kehamilannya, ternyata juga dapat memberikan manfaat lain, yaitu memberikan kemudahan pada saat akan melakukan persalinan dan bahkan pasca melahirkan.

Tidak jarang kita dapati wanita yang tengah hamil diberikan vitamin atau supelmen untuk tulang oleh dokternya. Hal ini disebabkan wanita hamil memerlukan kalsium lebih dan kalsium tersebut juga bisa ia dapatkan melalui konsumsi sari kurma. Kalsium yang terkandung dalam sari kurma selain bermanfaat bagi daya tahan tulang ibu hamil juga diperlukan janin agar pertumbuhan tulang dan giginya baik. Ditambah lagi, manfaat sari kurma untuk ibu hamil adalah terdapatnya kandungan zat besi yang dapat meningkatkan produksi hemoglobin dan sel darah merah sehingga dapat membantu pencegahan kekurangan sel darah merah atau anemia bagi ibu hamil. Jika kebutuhan akan zat besi terpenuhi maka sirkulasi darah juga akan lancar. Baik zat besi dan kalsium ini berperan sangat penting pasca kelahiran karena dua komponen ini juga memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI.

Sari kurma memiliki peran bagi ibu hamil dalam memperlancar dan memudahkan proses persalinan. Hal ini dikarenakan sari kurma merupakan penghasil hormon sejenis oksitosin, yaitu hormon yang dapat membantu ibu hamil di saat akan melahirkan karena hormon tersebut memiliki fungsi sebagai perangsang kontraksi pada otot polos rahim, otot yang berfungsi untuk membantu ibu hamil untuk mendorong bayinya keluar dan agar rasa sakit saat persalinan berkurang. Selain itu, sari kurma juga mengandung hormon potuchin, yaitu hormon yang dapat memacu kontraksi pada pembuluh darah di daerah sekitar payudara sehingga dapat meningkatkan produksi ASI, mempersingkat proses pendarahan pasca kelahiran, dan dapat meringankan rasa sakit.

Sari kurma merupakan salah satu sumber potasium terbaik. Potasium adalah mineral penting yang tubuh kita butuhkan untuk menjaga dan memelihara kontraksi otot termasuk otot jantung dan mengatur tekanan darah. Sari kurma memiliki kandungan serat atau fiber lebih besar dibandingkan kebanyakan buah lainnya. Kandungan fiber atau serat dalam sari kurma juga bermanfaat dalam proses persalinan karena serat akan menghilangkan sisa makanan yang berbentuk feces atau kotoran yang dapat memperlambat proses persalinan. Sari kurma mengandung 60 hingga 70 persen karbohidrat dalam bentuk glukosa dan fruktosa yang merupakan gula. Kedua jenis gula di dalam sari kurma ini tidak berbahaya bagi tubuh karena diproses secara natural sehingga mudah diserap oleh tubuh. Fungsi dari glukosa dan fruktosa ini adalah untuk menggantikan energi ibu hamil yang telah hilang, terutama saat persalinan. Hal ini juga menjadi sebab mengapa kita disunnahkan mengawali berbuka dengan kurma.

Dengan begitu, telah kita ketahui bahwa manfaat sari kurma untuk ibu hamil memiliki peranan kesehatan yang penting dikarenakan kandungan bermanfaatnya antara lain seperti glukosa dan fruktosa sebagai sumber energi alami, kalsium untukan kebaikan tulang dan gigi, potasium untuk memelihara otot dan kandungan-kandungan lainnya yang tidak kalah pentingnya bagi ibu hamil maupun janinnya.

Leave a Comment