revkurma-ajwa

Keutamaan & Manfaat Buah Kurma bagi Kesehatan

Buah kurma merupakan buah yang pohonnya tumbuh di tempat panas dan gersang, yaitu di gurun pasir dan lebih tepatnya di sekitar oasis. Tanaman yang nama latinnya Phoenix Dactylifera ini mulai berbuah pada umur sekitar tiga hingga lima tahun, dan pada usia tersebut pohon kurma dapat menghasilkan delapan hingga sepuluh kilogram per tanamannya, sedangkan pohon kurma yang telah berusia dua belas tahun dapat menghasilkan enam puluh hingga delapan puluh kilogram per pohon. Buah kurma terdiri dari dua jenis, yaitu Tamr (kurma kering, warnanya hitam), seperti yang telah banyak beredar di Indonesia. Adapun kurma basah, Ruthab, kurma yang memiliki warna hijau atau kecoklatan.

Pohon kurma merupakan salah satu pohon yang paling kaya akan manfaat karena seluruh bagiannya berguna. Kita dapat memakan buah serta pucuk daunnya, mengeringkannya, atau menggilingnya untuk dijadikan tepung. Selain itu, kita dapat menggunakan daunnya untuk mengobati luka, getahnya dapat diminum, biji buahnya merupakan makanan keledai atau unta dan juga dapat dijadikan obat penyakit diabetes.

Keutamaan Buah Kurma

Sebelum memaparkan manfaat buah kurma bagi kesehatan, ada baiknya kita membahas keutamaan buah kurma untuk menambah ilmu kita. Buah ini disebutkan dalam al-Qur’an dan hadits Nabi shallahu’alaihi wa salam sehingga membuatnya penuh dengan keberkahan. Keberkahan tersebut akan menumpuk jika kita mengonsumsinya pada waktu atau saat tertentu yang disunnahkan, misalnya saat sahur dan buka puasa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu, Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ

“Sebaik-baik sahurnya orang mukmin adalah kurma. (HR. Abu Daud 2345, Ibnu Hibban 3475. al-Albani dan Syuaib al-Arnauth berkata hadits ini shahih).

Riwayat lain mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengambil segenggam buah kurma, kemudian beliau bersabda, “Ini sebaik-baik hidangan sahur orang muslim.” (Mu’jam al-Kabir, 17/282)

Kemudian dari Salman bin ‘Amir Adh Dhobbi radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan tamr (kurma kering). Jika tidak dapati kurma, maka berbukalah dengan air karena air itu mensucikan.” (Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim.

Adapun kurma jenis ajwa, kurma ini memiliki keistimewaan lebih besar karena disebutkan secara detail dalam sabda Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam, “Barangsiapa di pagi hari memakan tujuh butir kurma ajwa, maka ia tidak akan terkena racun dan sihir pada hari itu.”[Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 5779 dan Muslim no. 2047]

Tidak hanya itu, keistimewaan kurma ajwa juga disebutkan oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam dalam sabdanya, “Kurma ajwa itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun”[HR Ibnu Majah no. 3453].

Manfaat Buah Kurma bagi Kesehatan

Sejalan dengan dalil-dalil di atas yang telah disebutkan, buah kurma yang penuh berkah ini memiliki banyak akan manfaat bagi kesehatan, antara lain:

  1. Buah kurma mengandung banyak kalsium dan potasium. Kedua zat garam mineral tersebut berfungsi untuk menetralkan zat asam yang ada pada perut;
  2. Mengurangi resiko terkena stroke;
  3. Vitamin A yang terkandung pada buah kurma baik untuk kesehatan mata, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, ketahanan terhadap infeksi, kesehatan kulit & menenangkan sel-sel saraf;
  4. Membantu meningkatkan kesehatan kehamilan dan memperlancar persalinan;
  5. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing;
  6. Ruthab atau kurma basah dapat membantu mencegah pendarahan bagi para wanita saat melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti saat sebelum hamil. Hal ini dikarenakan kurma basah mengandung hormone sejenis hormon oxytocine yang membantu proses kelahiran. Salah satu fungsi hormon ini untuk membantu wanita dalam melahirkan dan menyusui;
  7. Kandungan magnesiumnya yang tinggi dapat mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskular, radang sendi, Alzheimer, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kesehatan inflamasi;
  8. Membantu perkembangan otak karena mengandung vitamin B6, sehingga sangat baik untuk anak-anak;
  9. Meningkatkan kesehatan pencernaan dan membantu mengatasi sembelit karena kandungan seratnya yang penting untuk meningkatkan kesehatan usus besar.

Sebagai tambahan, bidang kedokteran telah menyatakan bahwa konsumsi kurma saat berbuka puasa sangat dianjurkan karena ia mengandung gula dan air, yaitu nutrisi yang pertama kali diperlukan oleh tubuh orang yang berpuasa. Hal ini disebabkan berkurangnya zat gula pada tubuh dapat menyebabkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang. Berkurangnya air dapat membuat tubuh lemah dan berkurangnya daya tahan tubuh. Lain halnya dengan orang berpuasa yang langsung menyantap makanan dan minuman saat berbuka, penyerapan zat gula oleh tubuhnya umumnya tidak optimal sehingga ia akan tetap merasa lemah atau mengalami gangguan jasmani lainnya akibat kekurangan zat gula (glukosa) dan air.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment